Get Adobe Flash player
Visi dan Misi Peradilan : VISI : TERWUJUDNYA BADAN PERADILAN INDONESIA YANG AGUNG. MISI : BADAN PERADILAN 2010-2035 1. Menjaga kemandirian badan Peradilan 2. Memberikan pelayanan Hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan 3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Badan Peradilan 4. Meningkatkan Kredibilitas dan transparansi Badan Peradilan

 

Pilih Bahasa

Seputar Peradilan

Kantor Pengadilan Agama
Jakarta Pusat

Jl. Rawasari Selatan No.51

Kel. Rawasari, Kec. Cempaka Putih

Jakarta Pusat - 10570

Telp : 021-42802193, 42802210, 42802315

Fax : 021-42802307
E-Mail : pa.jakartapusat@gmail.com




Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini715
mod_vvisit_counterKemarin781
mod_vvisit_counterMinggu ini2813
mod_vvisit_counterBulan ini6872
mod_vvisit_counterAll Days1075035

Home

Malaysia | KRI Tawau (07/11/2016)

proses jalannya sidang

Pada tanggal 7 November 2016, Konsulat RI Tawau bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri c.q Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI & BHI), Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI c.q Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Pengadilan Agama Islam serta Pengadilan Tinggi Agama Jakarta c.q Pengadilan Agama Jakarta Pusat, kembali melaksanakan  program Itsbat Nikah bagi 263 pasangan suami istri (pasutri) Warga Negara Indonesia / Buruh Migran Indonesia (WNI/BMI) di Kantor Konsulat, Tawau.  Program Istbat Nikah KRI Tawau ini adalah yang keempat kalinya diselenggarakan setelah pada tahun 2012 diikuti oleh 491 pasutri WNI/ BMI, kemudian diikuti oleh 795 pasutri (2013), 322 pasutri (2014) dan 292 pasutri (2015).

 Itsbat Nikah 2016 ini diikuti oleh pasutri WNI/BMI yang bekerja dan berdomisili di berbagai perkebunan kelapa sawit seperti : Sawit Kinabalu Pengagau (37 pasutri), Sabah Softwood (39 pasutri), Sawit Kinabalu Tun Fuad (33 pasutri), Benta Wawasan (43 pasutri) dan WNI yang tinggal di kota Tawau dan sekitarnya (111 pasutri) yang berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk mengikuti sidang itsbat nikah ini.  Mereka umumnya sudah menikah siri tapi belum memiliki Surat Nikah resmi RI sehingga ikatan pernikahannya belum memiliki legalitas hukum.  Untuk dapat ikut serta, mereka diwajibkan membawa dokumen pendukung yang telah diverifikasi KRI dan menghadirkan saksi pernikahan siri mereka. 

Read more...

Jeddah | detik.com (9/10/2016)

Jakarta- KJRI Jeddah menyelenggarakan isbat menikah bagi 127 pasangan suami istri (pasutri) WNI. Program ini untuk melegalkan para pasutri yang menikah secara siri. Seperti informasi yang diperoleh dari KJRI Jeddah, kegiatan digelar selama tiga hari pada 9-11 Oktober 2016 di Gedung Balai Nusantara Wisma Konjen RI Jeddah. Peserta isbat nikah yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama Jakarta Pusat ini merupakan WNI dari Jeddah, Mekkah, Madinah, Abha, Tabuk, Najran dan kota lainnya di wilayah kerja KJRI Jeddah.

"Program ini diperuntukkan bagi pasangan WNI yang telah menikah secara agama atau nikah siri namun penikahannya belum mendapatkan pengakuan oleh negara dan tidak berkekuatan hukum, karena tidak tercatat pada instansi resmi yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen nikah yang sah," ujar Konjen RI Jeddah M. Hery Saripudin saat membuka acara seperti tertulis dalam keterangan pers KJRI Jeddah, Minggu (9/10/2016).

Read more...

More Articles...

Ketua

Drs. H. Moch. Sukkri, S.H., M.H.

Pencarian